Sabtu, 15 Oktober 2011

tentangbelajar


                                                                                BELAJAR
                                                                               
“Belajar tidak melulu  untuk mngejar dan membuktikan sesuatu. Belajar adalah perayaan dan penghargaan terhadap diri sendiri.”
                                                                                                                                                Andrea Hirata

Kalimat diatas adalah penggalan dalam novel dwilogi Padang Bulan. simple, but meaningful. Seringkali kita dibatasi oleh diri kita sendiri, untuk mencoba berbagai hal baru yang menantang. Seringkali berat kaki kita untuk melangkah. Padahal segala macam kesempatan terbantang luas di hadapan kita. kita hanya perlu membuka pintu, mengucapkan selamat datang dan berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, begitu kiranya jika digambarkan dengan hospitality atau keramahtamahan. Sungguh, aku hanya perlu untuk membuka pikiranku dan berani menghadapi segala kemungkinan. Aku berkata jika aku ingin bertemu dengan orang baru dan sharing berbagai macam ide gila, tapi jika nyaliku sudah ciut untuk bergabung dengan orang lain, aku rasa aku tidak akan pernah maju. aku menginginkan satu hal, yakni agar konsentrasi belajarku tidak terganggu dengan meminimalisir tekanan.  Mungkin aku salah jika meminta untuk meminimalisir tekanan, karena itu adalah tugasku untuk bisa memenej dengan baik. Aku hanya ga mau hal percintaan, ketakutan, mengganggu proses belajarku. Aku kepingin belajar  seperti orang yang benar2 ingin tahu, bukan karena ada motif, atau bahasa gaolnya, modus. Aku hanya ingin menjadi nyaman dengan diriku sendiri, belajar mencintai diri sendiri dengan memoles kekurangan. Mungkin memang benar pendapat yang menyatakan bahwa sejatinya orang indonesia itu pinter2, tapi mereka tidak bisa memoles diri sendiri, sehingga seperti emas yang dilapisi kotoran. Mungkin memang benar mental kita mental jago kandang yang bsia hanya cuap2 ketika berada di areanya sendiri, mungkin memang benar kita doyang sesumbar padahal prestasi yang sudah kita buat nol besar. Btw, aku ingat kata temanku tadi yang mengatakan bahwa kita hanya perlu coba koh, jangan takut akan kemungkinan yang tersaji di hadapan kita, kita hanya perlu mencoba dan merasakan gagal agar tenang pikiran kita karena setidaknya kita telah mencoba; mencoba untuk keluar dari zona nyaman, mencoba untuk melakukan sesuatu yang baru walau pada akhirnya kita gagal. Kita hanya perlu mencoba,nothing to lose. tawakal, Ikhlas, sabar. Toh hasil ada pada kita, ketika kita sudah melakukan yang terbaik, kita akan mendapatkan yang terbaik dengan sendirinya. Apapun itu. intinya, kita hanya perlu mencoba dan rasa ingin tahu kitalah yang mendorong kita sampai akhir, bukan dari tendensi lain. Selamat berlajar, kawan! Selamat menempuh duniamu yang baru, selamat meninggalkan zona nyamanmu! Selamat bertemu dengan orang2 baru, kesempatan dan ide2 baru! Semangat! jangan malas! Ingat?

Senin, 10 Oktober 2011

too much for anything

selamat datang di kampus kehuidupan. kampus sesungguhnya adalah tempat untuk belajar. belajar dari kehidupan itu sendiri. terkadang kita terjebak, dengan membatasi diri untuk belajar. terkadang kita dari awal sudah salah tujuan, bahwa kita datang ke kampus ini untuk menuntut ilmu. seringkali kita terjebak pada makna pias dengan mengikuti ajakan teman. sesungguhnya hematku, kiuta sedang diuji untuk naik ke tingkat kehidupan yang lebih rumit, masyarakat. mungkin kita baru sadar ketika musim kkn menghadang. m,ungkin kita baru saddar betapa krusial; masa - masa sekarang ketika kita terjebak untuk leha2. banyak hal yang harus dilakukan dan aku belum terbangun untuk itu. persiapan dimulai dari sekarang atau kalo itdak aku akan ketinggalan, dan jatuh tersungkur...  i still like being the same person as yesterday. i still  doing the same things, though i said i want a change. i still being complicated with silly littkle things. i don;t know.....no! i don't want that. i wanna be a better me. a person who thinks herself is worthit and so that diing worthit things. i don' t wanna be perfect, cause it is tiring and boring. aku belum terjaga dari tidurku, aku masih terlelap dan hidup dlaam mimpi2. aku menginginkan sesuatu, tapi mungkin seghgala usahaku tampak tidak serius.hhhh... what a naive i am. i think that i wanna take relax for a while, but at thata time i realize taht it is too much. to much for anything.

this is my now

i was. but now, i wasn't. i was belong to that, untill i chose to quit from it. i can't survive. i think that is fair ennough to prove that i am that loser. i said many times i don't wanna be a loser, but all i did was like a loser. i think there are many things i need to fix my self with. there are many things under control and i just left like anyone whom not having an extra energy just to wake up. omg!!! what the....

bersiaplah

lumayan great day buat hari ini. aku merasa hari ini setidaknya aku menangkap mata kuliah dengan lebih baik. mungkin memang aku harus fokus saban harinya dengan segala ocehan dosen di kampus. aku tahu bahwa aku selalu bisa memperbaiki diriku ketika aku berusaha untuk bersungguh-sungguh. dimulai dari presentasi kelas hoi pak agustinus tadi hingga berakhirnya hari di hukum islam pak khotibul. sampai sekarang aku belum paham apakah tuhan benar2 adil.dimulai dengan hal yang terkecil. aku menginginkan untuk ambil bagian di hukum internasional dan berkarir sebagai seorang diplomat. itu meman keinginanku sejak dulu, namun aku harus realistism bukan? kesempatan itu datang dan dimulai dari sekarang. tuhan mulai memberikanku tantangan. dan tantangan presentasi tadi sungguh menurutku tanatangan yang kecil, jika aku bisa melewatinya dengan baik, it means aku berhasil;. namun nyatanya aku hanya bisa apa adanya, tidak ada improvisasi babar blas. itu berarti aku belum sukses mengalahkan kehendak hatiku untuk tidak pernah pede. aku harus melatih driku mulai dari sekarang atau aku tidak akan berhasil da menyesal kemudian. seharusnya aku mulai sekarang berhanti untuk mneyalahkana nasib hanya karena keidakmampuanku mengurus diri sendiri. aku harus lebih baik. aku bertekad. seberapa keras tekadku dibuktikan dengan beragam kesempatan yang datang dan siap tidaksiap aku harus mempersiapka diri untuk itu. aku harus.

crazzy in love

okay, u were right, i was wrong. i was wrong and i think i have made super foolish thing that a lover ever do to his love. i shouldn't have to do this. i just nervous. i can't stand this. i am getting confused. my heart beats faster everytime he walked through me. help me! i can't handle this. since that day, u stole my heart and you are the one to blame. i just wanna say i like u.

Minggu, 09 Oktober 2011

presentasi

tadi presentasi kelas HOI Prof. Agustinus. kacau balau deh pokoknya. aku punya masalah dengan kepedeanku. seharusnya kalo aku pede mungkin ga aklan seberantakan tadi. wah... aku ketinggalan banyak dan aku juga harus belaujar banyak mengatasi diriku sendiri. menurutku, biar presentasi sukses bisa dimulai dengan pede. intinya pede, kedua harus menguasai materi. lha, masalahnya tadi, aku ga menguasai materi, tersu aku juga ga pede. jadi ya udah deh. presentasi ala kadarnya. next time better, yoi, lid... semnagat untuk perbaiki diri ya...

Kamis, 06 Oktober 2011

nervous

rupanya aku tak cukup bijak. aku bahkan cenderung defense. hmhmhm. aku tahu aku telah slah. aku suka sama seseorang, tapi ko aku malah menghindar setiap kali kita papasan, atau aku tak berani untuk bertegur sapa lagi. aku merasa tidak menjadi diriku sendiri. habis mau gimana lagi? aku ga bisa berpura-pura untuk tidak suka, padahal aku berusaha untuk menyembunyikannya. well..bahasa tubuh memang lebih eksis dari bahasa verbal sejak jaman purba dulu.. aku nervous.
aku ingin bersikap biasa aja. profesional, begitu aku menyebutnya. btw... setelah lama ga ketemu... akhirnya tadi kau lewat dihadapanku. kau liat, tapi kau tak sapa. akupun begitu. lalu, pas kau lewat persis dihadapanku, pandangan matamu lurus ke depan. aku pun hanya membeku. darah berdesir deras, jantungku berpacu cepat. lalu, pas kau benar2 lewat, aku langsung melihatmu. aku tahu kau melirik. ya tuhan... aku salah. seharrusnya aku sapa kau, karena seolah-olah akulah yang telah memutuskan pertemanan ini.  kamu bersikap normal terhadapku.aku ga bisa. aku terlalu grogi untuk itu.
satu hal yang pasti, aku kangen kamu, lhooo... banget. ucapan katamu terngiang di kepalaku, senyumu, candaanmu. aku benar2 rindu hal kecil itu.