BELAJAR
“Belajar tidak melulu untuk mngejar dan membuktikan sesuatu. Belajar adalah perayaan dan penghargaan terhadap diri sendiri.”
Andrea Hirata
Kalimat diatas adalah penggalan dalam novel dwilogi Padang Bulan. simple, but meaningful. Seringkali kita dibatasi oleh diri kita sendiri, untuk mencoba berbagai hal baru yang menantang. Seringkali berat kaki kita untuk melangkah. Padahal segala macam kesempatan terbantang luas di hadapan kita. kita hanya perlu membuka pintu, mengucapkan selamat datang dan berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, begitu kiranya jika digambarkan dengan hospitality atau keramahtamahan. Sungguh, aku hanya perlu untuk membuka pikiranku dan berani menghadapi segala kemungkinan. Aku berkata jika aku ingin bertemu dengan orang baru dan sharing berbagai macam ide gila, tapi jika nyaliku sudah ciut untuk bergabung dengan orang lain, aku rasa aku tidak akan pernah maju. aku menginginkan satu hal, yakni agar konsentrasi belajarku tidak terganggu dengan meminimalisir tekanan. Mungkin aku salah jika meminta untuk meminimalisir tekanan, karena itu adalah tugasku untuk bisa memenej dengan baik. Aku hanya ga mau hal percintaan, ketakutan, mengganggu proses belajarku. Aku kepingin belajar seperti orang yang benar2 ingin tahu, bukan karena ada motif, atau bahasa gaolnya, modus. Aku hanya ingin menjadi nyaman dengan diriku sendiri, belajar mencintai diri sendiri dengan memoles kekurangan. Mungkin memang benar pendapat yang menyatakan bahwa sejatinya orang indonesia itu pinter2, tapi mereka tidak bisa memoles diri sendiri, sehingga seperti emas yang dilapisi kotoran. Mungkin memang benar mental kita mental jago kandang yang bsia hanya cuap2 ketika berada di areanya sendiri, mungkin memang benar kita doyang sesumbar padahal prestasi yang sudah kita buat nol besar. Btw, aku ingat kata temanku tadi yang mengatakan bahwa kita hanya perlu coba koh, jangan takut akan kemungkinan yang tersaji di hadapan kita, kita hanya perlu mencoba dan merasakan gagal agar tenang pikiran kita karena setidaknya kita telah mencoba; mencoba untuk keluar dari zona nyaman, mencoba untuk melakukan sesuatu yang baru walau pada akhirnya kita gagal. Kita hanya perlu mencoba,nothing to lose. tawakal, Ikhlas, sabar. Toh hasil ada pada kita, ketika kita sudah melakukan yang terbaik, kita akan mendapatkan yang terbaik dengan sendirinya. Apapun itu. intinya, kita hanya perlu mencoba dan rasa ingin tahu kitalah yang mendorong kita sampai akhir, bukan dari tendensi lain. Selamat berlajar, kawan! Selamat menempuh duniamu yang baru, selamat meninggalkan zona nyamanmu! Selamat bertemu dengan orang2 baru, kesempatan dan ide2 baru! Semangat! jangan malas! Ingat?